Keripik Jawara memilih cita rasa pedas dalam setiap variannya bukan tanpa alasan. Mari kita bahas tentang rasa pedas dan juga manfaat mengkomsumsi makanan pedas.

Apakah Pedas Itu?
Jika masih ingat pelajaran Biologi waktu masa sekolah, kita pasti pernah belajar tentang organ tubuh. Dalam mengecap rasa, manusia sangat mengandalkan lidah sebagai organ yg pertama kali bersentuhan dengan makanan. Boleh saya review sedikit tentang area pengecap rasa pada lidah. Pengecap rasa manis berada di bagian depan lidah, untuk pahit ada di pangkalnya, pengecap rasa asin dan asam terbagi di dua sisi kanan dan kiri lidah. Lalu dimana letak pengecap rasa pedas pada lidah?

Pedas yang kita rasakan sebenarnya adalah proses tergoresnya papil di lidah karena senyawa kimia atau lebih umumnya pedas itu bisa disebut sensasi terbakar pada lidah.

Suatu makanan dapat terasa pedas berkat senyawa kimia yang bernama capsaicin atau allyl isothiocyanate. Zat inilah yg menyebabkan sensasi terbakar pada lidah. Senyawa ini biasanya terdapat dalam jumlah relatif tinggi pada biji cabai / paprika, serta dalam konsentrasi rendah di bagian lainnya.

Manfaat dari capsaicin (rasa pedas) tak disangka begitu baik untuk tubuh kita, salah satunya adalah menyehatkan jantung.

Hasil studi menunjukan bahwa budaya mengkonsumsi makanan pedas dapat membuat persentase serangan jantung dan stroke yg lebih rendah. Cabai menyehatkan jantung dengan cara mencegah pembekuan darah. Capsaicin yg dikeluarkan dari bumbu2 semacam cabai, berguna untuk melawan kolesterol jahat. Cabai juga membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A dan C-nya. Oleh karena itu, jantung akan tetap sehat dengan peredaran sirkulasi darah yg tetap lancar.

Selain memberikan sensasi terbakar pada lidah, capsaicin juga membuat perut kita menjadi hangat. Karenanya banyak wanita yang sedang menstruasi senang mengkonsumsi makanan pedas. Ketimbang coklat, makanan pedas lebih bermanfaat bagi wanita yang sedang mens, karena mengkonsumsi makanan pedas dapat meningkatkan kadar serotonin dan endorfin yang keduanya dapat menghilangkan rasa nyeri, melawan stres dan depresi.

Mengkonsumsi makanan pedas juga membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya bernapas lebih baik, karena makanan pedas bertindak seperti espektoran.

1 comments:

Agung Dwi Saputro said...

wah mantap nih artikel, jadi tau dan menambah wawasan nih, saya juga punya artikel nih tentang cara cepat menghilangkan rasa pedas http://jendelasehatq.blogspot.com/2014/08/cara-cepat-menghilangkan-rasa-pedas.html yang mungkin bisa menambah wawasan kita, thanks :)

Post a Comment

Copyright © 2012 Keripik Jawara Official Blog / Template by : HwwD